<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tulangikan's Weblog</title>
	<atom:link href="http://tulangikan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tulangikan.wordpress.com</link>
	<description>Kutipan isi kepala saya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Jul 2011 15:14:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tulangikan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tulangikan's Weblog</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tulangikan.wordpress.com/osd.xml" title="Tulangikan&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tulangikan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>3 Anak Tangga</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/11/02/3-anak-tangga/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/11/02/3-anak-tangga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 19:40:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Mari naik anak tangga Anak tangga yang pertama &#160; Di situlah semua bermula, ketika mata dan lidah bertemu birahi Beranak pinak, berlelehan, berkeringat dan mendesah Kadang nikmat kadang petaka Di balik-balik bak kacang goreng Pecah di sana sini Lahirlah dunia &#160; Terlahir miskin atau kaya itu urusanmu Jangan salahkan aku Sebab di situ mata dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=106&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/11/02/3-anak-tangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Resolusi Molukka Hip Hop Community</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/10/18/resolusi-molukka-hip-hop-community/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/10/18/resolusi-molukka-hip-hop-community/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 18:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Kepada rakyat jelata, para penemu syair dan melodi, para biduan, para musisi dari segala aliran, dari segala tanah dan dari segala lautan ! Dari keindahan bukit Karangpanjang Tanah Amboina, mari katong canangkan dari dalam rongga dada, mari angkat bendera tinggi-tinggi, mari kobarkan satu perjuangan, satu revolusi damai dari negeri ini untuk satu-satunya bumi yang sama-sama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=99&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/10/18/resolusi-molukka-hip-hop-community/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KOTAK MUSIK. MUSIK DI DALAM KOTAK</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/07/13/kotak-musik-musik-di-dalam-kotak/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/07/13/kotak-musik-musik-di-dalam-kotak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 13:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Kota kita bukan kota musik. Kota kita adalah kotak musik. Ia bernyanyi, bersenandung di dalam kegelapan Ambon adalah kota musik Indonesia. Jawaban ya atau tidak, itu terserah anda. Tapi bagi Karel Albert Ralahalu jawabannya adalah ya. Inilah pernyataan Ralahalu di kediamannya ketika menjamu tamu-tamu yang akan memeriahkan festifal Ambon Jazz Plus 2009 di kota Ambon. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=93&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/07/13/kotak-musik-musik-di-dalam-kotak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk Seorang Ayah yang Bukan Ayahku</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/untuk-seorang-ayah-yang-bukan-ayahku/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/untuk-seorang-ayah-yang-bukan-ayahku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 15:39:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Pagi pagi sudah kopi Denting-denting sendok beradu dengan gelas Pagi pagi tembakau Bercerita, tertawa, bergurau Kisahmu panjang pak tua Lebih setengah abad Aku takluk Untuk yang pertama kali Di gelas-gelas tuak panjang berdebat Butir-butir embun Butir-butir telur ayam Butir-butir teduh tersenyum Butir-butir air mata Butir-butir malam Bunyi kayu-kayu Bunyi babi hutan yang kau tombak Bunyi-bunyi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=90&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/untuk-seorang-ayah-yang-bukan-ayahku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setelah Badai Pergi &#8211; Harapan dari Maluku</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/setelah-badai-pergi-harapan-dari-maluku/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/setelah-badai-pergi-harapan-dari-maluku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 13:53:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[Manusia Maluku di akhir abad 20 adalah saksi hidup sejarah teror, labirin kekerasan dan kegilaan massal paling parah. Januari 1999, awal kisah dari bab penuh pertumpahan darah. Bumi Maluku berubah pekat oleh asap mesiu, bangunan terbakar. Nyanyian-nyanyian merdu, kapata, pantun-pantun indah telah berubah menjadi jerit tangis. Senapan tak berhenti berbunyi. Dentuman bom dan sirine menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=84&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/setelah-badai-pergi-harapan-dari-maluku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Republik Sepenggal Kisah dari Sageru</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/tentang-republik-sepenggal-kisah-dari-sageru/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/tentang-republik-sepenggal-kisah-dari-sageru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 13:44:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Republik kami adalah republik kosong. Jika ia layaknya buku, maka ia miskin lembar. Sebuah lagu adalah juga sebuah cerita. Kisah dari pergulatan hidup si pengarang. Memori yang direkam dalam ruang-ruang isi kepala. Ditumpahkan sebagai suara-suara yang indah dalam sebuah lagu. Pergulatan batin, perenungan dan tindakan menciptakan lagu adalah bentuk ekspresi. Suatu realitas dari dunia yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=78&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/14/tentang-republik-sepenggal-kisah-dari-sageru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Manusia</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/02/tentang-manusia/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/02/tentang-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 17:41:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Aku membentukmu dalam kepala Mengandaikan monalisa, membentuk bibirmu dari Ave Maria. Seperti bilal kurajut lekuk pinggulmu Dan senyum orang kampung ketika menikmati musim panen adalah sepasang matamu Aku tak suka keteraturan, namun engkau kubuat teratur Dan aku berdosa Aku membentukmu dalam kepala Sebab aku tak melihat Di luar gelap, jahat, sakit, kemudian renta dan mati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=75&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/02/tentang-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Rakatua dan Tifa</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/02/tentang-rakatua-dan-tifa/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/02/tentang-rakatua-dan-tifa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 12:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Beta lihat tifa di mana-mana Di atas-atas gunung di kaki-kaki air di ombak-ombak di langit, ya di sudut-sudut merah saga panjang sangat panjang berbaris manakala benang raja menggantung ketika hujan panas kasih harapan dari datu-datu mari pukul itu tifa pukul pukul pukul yang kuat biar roboh gedung-gedung biar pecah gendang-gendang telinga yang tuli pukul biar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=73&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/06/02/tentang-rakatua-dan-tifa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Perjuangan</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/05/18/tentang-perjuangan/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/05/18/tentang-perjuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 06:02:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/2010/05/18/tentang-perjuangan/</guid>
		<description><![CDATA[Dari tiang-tiang lampu. dari besi-besi yang kaku. sebuah nama perlahan terhapus terkikis. oleh karat dan distorsi modernitas. Beta ingin pergi. pergi jauh. keluar dari lembar-lembar sejarah para penipu. Pulang ke gunung. Beta punya rumah. Siapa mau ikut? Mari nyalakan obor. Isi air di ruas bambu. Jangan lupa sagu. Juga kuli bia dan tifa,supaya jadi lagu. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=69&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/05/18/tentang-perjuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fragmen</title>
		<link>http://tulangikan.wordpress.com/2010/05/07/fragmen/</link>
		<comments>http://tulangikan.wordpress.com/2010/05/07/fragmen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 13:22:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tulangikan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulangikan.wordpress.com/2010/05/07/fragmen/</guid>
		<description><![CDATA[kaku dalam laku paku dalam lagu halus bagai ilham siang kian hilang senja jadi kotak merenda tasbih retak serdadu takut gertak pejabat hilang letak kemeja tak lagi putih hitam jadi bersih ke mana arah angin di situ kutambat ingin di balik pintumu petir menyambar menggambar tiap lembar-lembar penuh memar di lantaimu, marmer dan pualam kau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulangikan.wordpress.com&amp;blog=2966488&amp;post=67&amp;subd=tulangikan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
		<wfw:commentRss>http://tulangikan.wordpress.com/2010/05/07/fragmen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/87cc2410be66508bc3a3f3a401f2d352?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tulangikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
